UNIKNYA HUBUNGAN PUAN MAHARANI DAN SANG IBU, MEGAWATI

Oleh Maulita Iqtianty

BERITA DUNIA30 September 2021

foto-artikel-uniknya-hubungan-puan-maharani-dan-sang-ibu-megawati

Source: shutterstock.com

Tak ada yang bisa membantah bahwa ikatan antara ibu dan anaknya sudah terjalin sejak anak berada dalam kandungan. Tapi, tahu nggak sih, bahwa hubungan ibu dan anak perempuan, ternyata memiliki ikatan yang lebih kuat ketimbang ibu dengan anak laki-laki, ayah dengan anak perempuan, dan seterusnya?

Dilansir dari The Asian Parents, hal ini dibuktikan oleh sekelompok ilmuwan yang mengadakan pemindaian MRI pada 35 keluarga dengan riwayat kesehatan yang baik. Hasilnya, ibu dan anak perempuannya memiliki anatomi yang serupa di bagian otak yang mengatur emosi. Hal ini berarti, ibu dan anak perempuan lebih bisa saling memahami satu sama lain, juga saling terkait secara emosi dibanding dengan yang lain.

Di sekitar kita, banyak sekali cerita soal anak perempuan yang dekat dan terinspirasi oleh ibu mereka. Salah satunya, tentu saja Puan Maharani. Sebagai satu-satunya anak perempuan Megawati, tak heran jika Puan memiliki hubungan yang unik dengan ibunya yang notabene adalah Presiden perempuan pertama di Indonesia ini.

Sebagai anak bungsu dan perempuan satu-satunya, Puan mengakui bahwa ia adalah anak yang dimanja oleh keluarga. Kendati demikian, cucu dari proklamator Republik Indonesia ini tak lantas mendapatkan kemudahan dalam hidupnya. "Dulu waktu sebelum seperti ini, ke mana-mana ibu saya bahkan nganter sekolah saya naik bajaj. Hidup itu ada pasang surutnya, walaupun cucu Soekarno, anak Soekarno, kita pernah menghadapi hal-hal seperti itu," jelasnya seperti dilansir dari Otosia.com.

Demikian pun ketika Puan beranjak dewasa dan siap melangkah ke dunia politik. Menjadi anak Megawati, bukan berarti ia mendapatkan 'karpet merah' dalam perjalanan politiknya. Puan mengatakan, dirinya tetap turun ke daerah dan bertemu masyarakat dalam rangka kampanye.

"Saya kemudian mendapatkan berbagai macam kemudahan karena memang anaknya ketua umum, betul, saya tidak mengingkari itu," ujar Puan seperti dikutip dari Republika.co.id.

"Tapi saya tetap pergi turun ke bawah, bahkan setiap Pilkada Jawa Tengah, 35 kabupaten kota saya datangi. Sudah kaya saya yang mau nyalonin pilkada," ujar Puan.

Hubungan ibu-anak antara Puan dan Megawati juga tak menjadi alasan bahwa ia dapat mengintervensi keputusan partai. Dirinya memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, tetapi ketika keputusan sudah diambil, ia juga harus mengikutinya.

Dengan posisinya sebagai Ketua DPR RI perempuan pertama di Indonesia, di mata Megawati, Puan tetaplah gadis kecilnya. Puan mengaku, masih sering dimarahi Sang Ibu hanya lantaran kesibukannya yang membuat Puan jarang makan bersama.

"Sudah seumur segini saja, ibu ketemu saya marah, ya marah, mau Ketua DPR, nanti marahnya, 'Ketua DPR nih ya begini, begini, begini' Ujung-ujungnya karena apa? Sudah lama tidak makan sama mama, karena sibuk, tapi dimarahin, bayangin.” kata Puan seperti dikutip dari Detik.com

Marah tandanya sayang. Begitu ungkapan zaman dulu. Hal ini dibuktikan oleh ketegasan Puan Maharani saat me-lockdown Megawati di kala pandemi.

“Sudah satu tahun sembilan bulan sebagai anak me-lockdown ibunya tidak boleh ke mana-mana itu," ujar Megawati dikutip dari Suara.com. Mega menjelaskan, alasan Puan me-lockdown dirinya dimaknai sebagai tanda kasih sayang anak kepada ibunya sehingga Presiden ke-5 RI itu kemudian harus menuruti perintah Puan.

Hal ini sampai-sampai mengembuskan isu bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sakit dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) karena beliau kerap absen di beberapa acara. Padahal hal ini tak lain karena ia menuruti perintah anak perempuan semata wayangnya itu, untuk tidak keluar rumah selama pandemi.

Memiliki ibu yang hebat, memang memuluskan karier politik Puan. Tapi gemblengan dari kedua orangtuanya lah yang membuat Puan moncer di panggung politik.

Megawati di sebuah kesempatan yang dikutip dari Viva.co.id mengatakan, "Saya ajari anak-anak saya, (termasuk) sama mbak Puan, kamu harus salaman. Ini saya salaman dengan orang lepra, orang gatelen, tapi itu lah tangan rakyat," ujarnya. Ini merupakan salah satu ajaran Megawati yang tak pernah dilupakan Puan, di mana artinya meminta Puan untuk rajin bertemu dengan masyarakat.

Bagikan artikel ini:

Lihat artikel lainnya

TIPS MENGURANGI BEBAN IBU SELAMA ANAK SEKOLAH ONLINE

Selama pandemi Covid-19 terjadi, semua aspek kehidupan ikut mengalami perubahan. Selain ekonomi dan kesehatan, salah satu sektor yang…

BERITA DUNIA03 September 2021

WORK LIFE BALANCE BAGI PEREMPUAN

Semakin ke sini, sudah lazim rasanya perempuan memiliki peran ganda. Apalagi, bagi perempuan yang sudah menikah dan berkeluarga. Mereka…

BERITA DUNIA12 July 2021

PERAN PEREMPUAN DALAM POLITIK

Untuk memahami bagaimana peran perempuan dalam politik di Indonesia saat ini, tentunya terlebih dahulu kita harus melihat perjalanan…

BERITA DUNIA31 August 2021