PUAN MAHARANI: “JANGAN ADA KOMPROMI TERHADAP ATURAN KARANTINA!”

Oleh Melati Sukma

BERITA DUNIA01 November 2021

Puan Maharani: “Jangan Ada Kompromi Terhadap Aturan Karantina!”

Source: shutterstock.com

Nama Rachel Vennya belakangan ini sedang ramai dibicarakan. Pasalnya, selebgram muda ini ‘kabur’ dari karantina yang seharusnya dilakukan oleh semua orang saat kembali dari perjalanan luar negeri. Dilansir dari Detikhot.com, ia akhirnya mengaku dirinya memang benar-benar tidak karantina sepulang dari New York, Amerika Serikat. Dia mengaku hal itu dilakukan semata-mata rindu dengan anak-anaknya.

"Betul. Aku pulang dari Amerika dan aku nggak menjalani karantina seperti yang seharusnya pemerintah anjurkan. Perlakuan aku ini salah dan nggak ada pembenaran sama sekali, alasan aku juga tidak bisa dibenarkan sama sekali," aku Rachel Vennya dalam channel YouTube Boy William.

"Tapi alasan aku itu emang karena aku pengin ketemu sama anak-anak. Tapi, itu bukan alasan yang tepat. Terlalu berpikir pendek juga sih," lanjutnya.

Walaupun dari ucapannya ia menyadari bahwa  apa yang dilakukannya salah, tapi Rachel Vennya tetap pergi merayakan pesta ulang tahunnya di Bali dengan memboyong para sahabatnya.

Hal ini tentu sangat disayangkan. Sebagai selebgram dengan followers hingga jutaan, Rachel kerap dianggap sebagai panutan bagi generasi muda, khususnya kaum perempuan.

Menanggapi hal ini, berbagai pihak pun bersuara. Mulai dari netizen, selebriti, sampai politisi. Puan Maharani, yang cukup disiplin dalam menjaga protokol kesehatan pun tak ketinggalan berkomentar.

Dalam situs dpr.go.id, Puan mengatakan bahwa “Karantina bagi siapa saja yang memasuki wilayah Indonesia dari luar negeri, baik itu WNI maupun WNA, wajib dilakukan. Jangan ada kompromi terhadap aturan karantina orang yang baru saja melakukan perjalanan internasional,” kata Puan.

Puan menambahkan juga bahwa, semua yang datang ke Indonesia dari luar negeri wajib melakukan karantina berdasarkan aturan Satgas Penanganan Covid-19. Ia pun menilai berbagai kejadian pelanggaran karantina sebagai persoalan serius. “Kita ketahui ada sejumlah kasus pelanggaran karantina yang terjadi belakangan ini. Saya berharap Satgas Covid-19 melakukan pengawasan lebih maksimal agar tidak ada lagi yang lolos dari kewajiban karantina usai perjalanan dari luar negeri,” ungkapnya.

Lebih jauh lagi, Ia juga meminta Satgas COVID-19 menegakkan aturan karantina dengan ketat termasuk  melakukan tes PCR ulang bagi orang yang baru datang dari luar negeri.

"Waspadai pihak-pihak yang berusaha mengelabui aturan karantina. Kami harap petugas memberi sanksi bagi siapa saja yang melakukan pelanggaran UU Kekarantinaan," ujar  Puan dikutip dari Liputan6.com.

Wajar jika Puan bersuara. Bahkan ibunda Puan, yang notabene Presiden Republik Indonesia ke-5, Megawati, saja tidak ia perbolehkan keluar rumah selama pandemi. Padahal, Megawati merupakan tokoh nasional yang memiliki kesibukan seabrek.

"Ibu ini sama tiga putra-putri sudah 1 tahun 9 bulan itu betul-betul di-lockdown. Ibu tidak bisa keluar, hanya boleh keluar kalau Bapak Presiden berkeinginan bertemu dengan Ibu," kata Megawati dikutip dari Sindonews.com.

Tak hanya Puan, terhitung 3 orang menteri juga buka suara akan kegeramannya pada pelanggaran aturan karantina yang dilakukan oleh selebgram ini. Mereka adalah Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menkominfo Johnny G. Plate dan Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno.

Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa aturan karantina dibuat untuk kepentingan masyarakat luas. Bukan orang per orang. Jika ada yang melanggar, maka sama saja membahayakan orang lain karena bisa tertular virus corona.

"Itu suatu pelanggaran yang harusnya jangan dilakukan lah ya, sangat-sangat selfish," kata Budi dikutip dari CNNIndonesia.com.

Dari artikel yang sama, Sandiaga Uno menekankan bahwa figur publik seharusnya menjadi contoh yang baik dalam upaya penanggulangan pandemi virus corona. Bukan malah melakukan pelanggaran fatal yang berpotensi membahayakan orang lain.

Sementara itu, Menkominfo Johnny G. Plate turut gusar. Dia menjamin pelaku pelanggaran aturan karantina bakal diberikan hukuman tegas demi efek jera.

"Sanksi tegas pasti dijatuhkan bagi yang melanggar," kata Johnny.

Ya, aturan karantina ini selain ada dasar hukumnya, merupakan bentuk perlindungan negara bagi masyarakat. Karena ini bukan untuk kepentingan pelaku perjalanan sendiri, melainkan untuk kepentingan bersama.

Puan juga mengatakan salah satu hal yang ia khawatirkan adalah masuknya varian baru virus Covid-19 tanpa terdeteksi apabila aturan karantina diabaikan.

“Maka jangan main-main dengan aturan ini. Kita tidak mau Indonesia kembali mengalami lonjakan kasus Corona seperti beberapa waktu lalu di mana dampak turunannya pun sangat besar. Jangan sampai upaya bersama yang telah membuahkan hasil baik dengan menurunnya kasus Covid-19 di Indonesia tercederai hanya karena ada yang tidak patuh menjalani karantina,” sambungnya seperti dikutip dari situs dpr.go.id.

Puan menambahkan bagaimana masyarakat patut mencari sosok panutan yang tepat dalam perkara disiplin protokol kesehatan. “Kita perlu lihat bagaimana atlet maupun official pada PON XX Papua yang disiplin mengikuti aturan. Meski mereka datang dengan tujuan mulia berjuang bagi daerahnya, semua kontingen tertib menjalani karantina, baik sebelum maupun setelah tiba di lokasi penyelenggaraan,” ucapnya.

Tak hanya atlet PON XX Papua, atlet Indonesia yang berlaga di Olimpiade Tokyo 2020 pun disiplin menjalani aturan karantina saat tiba kembali ke tanah air. Jadi, seharusnya, tak ada alasan untuk mengabaikan aturan ini, bukan?

Bagikan artikel ini:

Lihat artikel lainnya

YUK, BEROLAHRAGA UNTUK KESEHATAN MENTAL!

Di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, kesehatan mental menjadi salah satu aspek yang sering dibahas. Pasalnya, pandemi membuat…

BERITA DUNIA17 July 2021

LIMA MANFAAT MINUM KOPI

Bagi banyak orang, kopi adalah sebuah kenikmatan rutin yang diminum setiap hari. Tak heran, kopi menjadi salah satu minuman terfavorit…

BERITA DUNIA09 August 2021

PUAN MAHARANI, MEMASAK DI ERA REFORMASI MENJADI INSPIRASI DI ERA PANDEMI

Ada pepatah yang mengatakan, “Memasaklah dari hati, itu kunci utama masakan jadi enak”. Mungkin pepatah ini yang jadi…

BERITA DUNIA15 October 2021