POTENSI PEREMPUAN SEBAGAI PENGGERAK EKONOMI KELUARGA

Oleh Maulita Iqtianty

BERITA DUNIA01 June 2021

Potensi Perempuan sebagai Penggerak Ekonomi Keluarga

Tak hanya laki-laki sebagai kepala rumah tangga, perempuan memiliki banyak potensi untuk ikut serta menggerakkan perekonomian keluarga (Foto : Freepik, gambar hanya ilustrasi).

Jika Anda mengetikkan kata kunci 'peran perempuan dalam perekonomian keluarga' di mesin pencarian, Anda mungkin akan terkejut. Di sana Anda akan menemukan puluhan, bahkan mungkin ratusan artikel yang mengulas soal ini. Bahkan jurnal penelitian pun banyak!

 

Mengapa hal ini begitu populer untuk dibahas?

 

Pertama, karena perempuan akan selalu menjadi hal yang menarik untuk dibahas. Mulai dari peran kesehariannya, perawatan diri, perannya dalam keluarga, dan lain sebagainya. 

 

Kedua, walau sejak zaman dahulu kala nasib perempuan seolah berada di rumah, tapi tanpa kita sadari, perempuan merupakan salah satu elemen penggerak ekonomi yang sangat penting. 

 

Perempuan dikenal sebagai makhluk yang piawai untuk melakukan banyak tugas sekaligus. Ini membuat seorang perempuan unggul. Di sekitar kita, pasti banyak sekali contoh nyata yang menjadi bukti bahwa seorang perempuan bisa berdaya secara ekonomi tanpa meninggalkan perannya baik sebagai istri ataupun seorang ibu.

 

Mengutip situs kemenpppa.go.id, berdasarkan Data Perkembangan Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Besar di Indonesia pada periode 2014-2018, sebanyak 99,99 persen dari 64 juta unit usaha di Indonesia adalah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Sekitar 60% dari jumlah UMKM tersebut, dikelola oleh Perempuan (Kemenko PMK, Juli 2020) dengan 3 sektor yang dikuasai yaitu fashion, kuliner dan kriya. 

 

Hal itu diperkuat dengan Studi McKinsey Global Institut yang menyebutkan, jika perempuan memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki dalam perekonomian, maka pada tahun 2025, PDB global dapat meningkat sebesar 28 triliun dollar AS.



Tapi tentunya, hal ini memerlukan komitmen bersama antara masyarakat dan pemerintah agar dapat terwujud. 

 

Apa bentuk komitmen tersebut? Salah satu cara yang utama adalah dengan memberikan akses perempuan pada partisipasi ekonomi dan literasi kesetaraan gender. 

 

Dalam hal ini, Indonesia boleh berbangga hati. Indonesia memiliki banyak perempuan-perempuan yang cemerlang di bidang masing-masing yang tentunya dapat menjadi inspirasi bagi sesama perempuan. 

 

Di bidang politik, sebut saja ada Puan Maharani yang menjadi Ketua DPR perempuan pertama Indonesia, atau Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri perempuan pertama Indonesia. Indonesia juga memiliki Sri Mulyani, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Keuangan, dan sebelumnya adalah perempuan pertama dan orang Indonesia pertama yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia.

 

Baca Juga : Perempuan dan Keberagamaan

 

Untuk bidang lain, Indonesia punya Butet Manurung, pendiri Sokola Rimba, yang gigih melindungi dan memberdayakan kehidupan warga penghuni hutan Indonesia, atau Najwa Shihab seorang jurnalis perempuan yang dikenal dengan keberaniannya mengulik tuntas isu-isu yang menjadi keresahan masyarakat. Lalu ada Agnez Mo yang berhasil go international di karier musiknya, serta Putri Tanjung seorang perempuan muda yang berhasil menyebarkan virus wirausaha di kalangan milenial.

 

Orang-orang yang bisa dijadikan inspirasi, tersebar di sekitar kita. Ruang pun sudah diberikan oleh pemerintah dan organisasi lainnya untuk perempuan bisa berdaya dan berkarya. Tapi sayangnya, terkadang justru lingkungan terkecil lah yang justru membatasi ruang gerak perempuan untuk bisa berdaya dan berkarya. 

 

Seorang ekonom India, Amartya Sen pernah mengatakan, “Empowering women is key to building a future we want”.  Oleh karena itu, menyikapi hal di atas, satu pertanyaan penting yang bisa kita tanyakan pada diri sendiri: siapkah kita mendukung perempuan Indonesia untuk lebih berdaya untuk mendapatkan masa depan yang kita inginkan?

Bagikan artikel ini:

Lihat artikel lainnya

PUAN MAHARANI: ANTARA KERJA DAN KELUARGA

Sudah menjadi rahasia umum bahwa kaum perempuan adalah golongan yang andal dalam ber-multitasking ria. Dalam kehidupannya, seorang…

BERITA DUNIA06 October 2021

MELURUSKAN ANGGAPAN TENTANG BUDAYA MATRILINEAL

Dalam upacara Hari Ulang Tahun ke-76 Republik Indonesia, Ketua DPR Puan Maharani menjadi pembaca Teks Proklamasi. Tak hanya karena…

BERITA DUNIA30 August 2021

TIPS MENGURANGI BEBAN IBU SELAMA ANAK SEKOLAH ONLINE

Selama pandemi Covid-19 terjadi, semua aspek kehidupan ikut mengalami perubahan. Selain ekonomi dan kesehatan, salah satu sektor yang…

BERITA DUNIA03 September 2021