PEREMPUAN DAN KEBERAGAMAN

Oleh Adya Kananga

BERITA DUNIA08 July 2021

Perempuan dan Keberagaman

Image hanya ilustrasi

Perempuan mengambil peran besar dalam menjaga perdamaian dalam keragaman bangsa Indonesia. Kita mungkin sering sekali mendengar bahwa Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan keragaman. Indonesia memiliki lebih dari 1.340 suku bangsa, 652 bahasa, 187 aliran kepercayaan, dan berbagai keragaman lainnya. Keragaman itu tersebar pada pulau-pulau di nusantara yang begitu luas dan semua adalah milik bangsa.

Keberagaman yang dimiliki Indonesia adalah kekuatan bangsa Indonesia, taman sarinya Indonesia. Dalam menjaga keragaman pada bangsa Indonesia, perempuan memegang peran kunci sebagai benang merah penjaga bangsa. Perempuanlah pendidik yang mendidik keluarga dan membangun nilai-nilai yang ada di dalam keluarga. Perempuan, memiliki posisi sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai keberagaman ini, sehingga keragaman dapat terus menjadi sumber kekayaan dan kekuatan bangsa Indonesia.

Keragaman dan Empati

Menanamkan nilai-nilai keragaman erat kaitannya dengan kemampuan berempati. Empati adalah kemampuan untuk mengerti dan memahami hal-hal yang dirasakan oleh orang lain. Apabila seseorang dapat memahami hal-hal yang dirasakan oleh orang lain, ia akan lebih bisa menerima perbedaan yang ada dalam suatu hubungan.

Empati dapat ditularkan melalui bercerita atau dongeng. Perempuan mengambil peran besar dalam hal ini. Perempuan umumnya mengajarkan anak-anaknya melalui dongeng dan cerita. Dongeng yang dilakukan seorang ibu pada anaknya, dapat membantu anak-anak mengembangkan pengalaman emosinya. Efek tersebut dapat berkembang menjadi kemampuan berempati, karena anak-anak belajar memahami tokoh dalam cerita dan memberikan empati kepada tokoh tersebut.

Dalam mengembangkan empati melalui dongeng dan cerita, perempuan juga membangun kemampuan literasi dalam keluarga. Seorang tokoh perempuan politisi PDIP, Puan Maharani, berpendapat bahwa kemampuan literasi tersebut adalah kemampuan dasar yang menjadi pijakan seseorang untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi dirinya sendiri maupun bagi banyak orang. Keluarga merupakan unit masyarakat terkecil yang sangat berperan dalam kehidupan bermasyarakat.

Toleransi dan Inklusi

Nilai lain yang memperkuat keberagaman adalah toleransi dan inklusi. Toleransi adalah kemampuan menerima opini atau perilaku meskipun tidak menyetujui hal tersebut. Bukan hanya pada toleransi, diperlukan juga inklusi untuk memperkuat keberagaman. Inklusi adalah upaya melibatkan yang dapat diartikan terbuka untuk semua pihak, tidak tergantung pada orang dari status, agama, usia, suku, dan tingkat ekonomi. 

Di dalam keluarga, perempuan memegang peran besar dalam mendidik generasi yang penuh toleransi. Upaya mendidik anak-anak yang toleran misalnya dapat dilakukan dengan cara memperkenalkan anak-anak kepada keberagaman sejak usia dini. Di sini, perempuan dapat memberikan pengaruh besar atas nilai kehidupan penuh toleransi yang pada akhirnya akan sangat penting bagi kehidupan bermasyarakat di Indonesia.

Perempuan juga berperan besar dalam menanamkan nilai inklusif pada keluarga. Perempuan berdaya untuk memberikan kesempatan kepada anggota keluarga untuk memberikan pendapat terhadap sesuatu.

Kepemimpinan Perempuan dalam Mempromosikan Keberagaman

Saat ini, perempuan telah mendapat kesempatan yang sama seperti laki-laki untuk mendapatkan pendidikan dan pekerjaan yang layak. Keberadaan perempuan berprestasi di dalam tingkat profesional kerap kali memberikan posisi tawar yang penting.

Tokoh-tokoh perempuan berprestasi dapat mempromosikan keberagaman, serta nilai-nilai empati, toleransi, dan inklusi. Selain itu, kepemimpinan perempuan dapat memberikan contoh bagi perempuan-perempuan lainnya untuk dapat berdaya dalam bidang yang mereka sukai. Beberapa tokoh perempuan yang berprestasi misalnya Maudy Ayunda, Happy Salma, Puan Maharani, Retno Marsudi, dan lainnya.

Di saat pandemi yang masih berlangsung hingga saat ini, kepemimpinan perempuan mampu memberikan angin segar. Beberapa negara yang dipimpin oleh pemimpin perempuan, seperti Jacinda Ardern Perdana Menteri New Zealand, cenderung dapat mengatasi permasalahan pandemi dengan lebih baik. Hal tersebut juga menunjukkan perempuan bisa berperan penting dalam pemulihan ekonomi setelah pandemi. Permasalahan pandemi tidak memandang suku, ras, agama, dan keberagaman lainnya. Saat ini, kontribusi perempuan sangat dibutuhkan dalam menjaga keberagaman di tengah permasalahan besar yang sedang dialami bangsa.

Baca Juga : Peran Perempuan sebagai Penjaga Keberagaman

Perempuan sangat berperan dan berdaya untuk memastikan keragaman terus diikutsertakan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai empati, toleransi, dan inklusi juga sangat penting terus dipromosikan oleh perempuan. Dengan kemampuan dan berbagai upaya yang telah dilakukan, perempuan dapat menjadi agen perubahan yang membawa bangsa hidup damai dalam keragaman.

Bagikan artikel ini:

Lihat artikel lainnya

PERNIKAHAN DINI DAN MASA DEPAN PEREMPUAN

Selama beberapa tahun belakangan ini, pernikahan di usia muda menjadi tren tersendiri, terutama setelah para pelakunya berkampanye…

BERITA DUNIA28 August 2021

PEREMPUAN, PENDIDIKAN, DAN TANTANGANNYA

Kalau membaca judul saja, mungkin kita akan berpikir bahwa saat ini perempuan telah mencapai kesetaraan dalam hal pendidikan. Satu…

BERITA DUNIA27 August 2021

PEREMPUAN DAN KEBERAGAMAN

Perempuan mengambil peran besar dalam menjaga perdamaian dalam keragaman bangsa Indonesia. Kita mungkin sering sekali mendengar bahwa…

BERITA DUNIA08 July 2021