KASUS COVID MENURUN, PUAN MAHARANI: BUAH DARI GOTONG ROYONG

Oleh Adya Kananga

BERITA DUNIA06 October 2021

Kasus COVID menurun, Puan Maharani: Buah dari Gotong Royong

Source: shutterstock.com

Sudah beberapa minggu terakhir, pandemi COVID19 di Indonesia mencapai kondisi yang sangat baik. Angka kasus positif COVID19 terus turun dengan tingkat angka positif di bawah 5%. Angka tersebut relatif sangat rendah dibandingkan pada bulan Juli-Agustus lalu yang mencapai lebih dari 30%.

Keberhasilan Indonesia ini juga diapresiasi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyoroti perbaikan penanganan kasus COVID di Indonesia. Ketua DPR RI Puan Maharani mengemukakan keberhasilan tersebut adalah hasil kerja keras banyak pihak.

​​“Keberhasilan penurunan kasus Corona di Indonesia buah dari gotong royong seluruh elemen bangsa, termasuk dari masyarakat yang mau bekerja sama terhadap setiap kebijakan pemerintah mengenai penanganan Covid-19,” kata Puan, Jumat (10/9/2021) yang dikutip dari okezone.com.

Untuk mencapai keberhasilan tersebut, Indonesia telah memperbaiki upaya penanganan pandemi. Mulai dari vaksinasi massal yang hingga kini masih terus berlangsung. Berdasarkan data dari kawalcovid.com per 1 Oktober, Indonesia telah berhasil memberikan vaksin dosis pertama ke lebih dari 92 juta orang atau 44 % dari jumlah penduduk.

Angka ini adalah sebuah keberhasilan Indonesia mengurangi risiko COVID19. Berdasarkan data grafis dari Our World Data, Indonesia adalah negara kelima yang telah memberikan paling banyak jumlah vaksin kepada warganya. Negara yang telah memberikan dosis terbanyak adalah Cina, lalu disusul oleh India, Amerika Serikat, dan Brazil.

Namun, Indonesia harus terus waspada akan pandemi COVID19. Di beberapa negara lain yang telah memvaksinasi lebih dari 90% warganya, seperti Singapura, kini mengalami gelombang baru COVID19. Puan Maharani selaku Ketua DPR RI juga ikut menekankan pentingnya tetap waspada terhadap gelombang baru COVID19 yang diperkirakan akan terjadi setelah libur natal dan tahun baru.

Dalam berbagai kesempatan, Puan terus menerus mengingatkan pemerintah pusat dan daerah agar mengantisipasi dan mencegah lonjakan kasus baru. "Sekarang kasus (Covid-19), alhamdulillah menurun walaupun tingkat PPKM dilaksanakan ini tentu saja tidak mungkin bisa kita lepas bwgitu saja. Harus tetap hati-hati. Saya dalam setiap kesempatan mewanti-wanti kepada pemerintah setempat, TNI/Polri di Banten untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus Covid-19 usai libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021," ungkap Puan Maharani yang dikutip dari beritasatu.com.

Di sisi lain, turunnya kasus COVID di Indonesia bisa menjadi kesempatan untuk menggerakkan kembali roda-roda ekonomi. Beberapa opsi yang diprioritaskan adalah dengan cara meningkatkan pariwisata domestik. Pulau Bali sebagai salah satu tujuan pariwisata internasional dan domestik, telah lama mengalami paceklik turis sejak pandemi berlangsung. Kini dengan kondisi pandemi yang membaik, pariwisata Bali mulai menggeliat.

Menanggapi hal tersebut, Puan terus mengingatkan atas revenge travel atau ketika orang-orang mulai bepergian menuju lokasi-lokasi wisata. "Kita bisa memahami kemungkinan munculnya Revenge Travel, dimana banyak orang bepergian ke tempat wisata akibat kurangnya hiburan selama pembatasan sosial berbulan-bulan," ujarnya seperti dilansir dari pikiran-rakyat.com.

“Ini tentu baik bagi wisatawan dan juga industri wisata. Tetapi perlu dijaga agar balas dendam wisatawan ini jangan sampai bablas,” kata anak dari presiden RI kelima Megawati Sukarnoputri yang dikutip dari beritajatim.com.

Oleh karena itu, meskipun kondisi pandemi sudah jauh lebih baik dari sebelumnya, protokol kesehatan harus terus dijaga. Masker harus terus digunakan meskipun sedang berfoto bersama. “Jangan sampai kita kecolongan atau abai prokes di titik-titik yang justru rawan penularan. Kalau perlu jangan lepas masker, sekalipun saat berfoto-foto di tempat wisata,” ucap Puan yang dikutip dari era.id.

Bagikan artikel ini:

Lihat artikel lainnya

UNIKNYA HUBUNGAN PUAN MAHARANI DAN SANG IBU, MEGAWATI

Tak ada yang bisa membantah bahwa ikatan antara ibu dan anaknya sudah terjalin sejak anak berada dalam kandungan. Tapi, tahu nggak…

BERITA DUNIA30 September 2021

PEREMPUAN DAN ANCAMAN HOAX

  Di masa lalu, penyebaran berita terjadi melalui media dan kabar dari mulut ke mulut. Jika sebuah kabar yang tak diketahui kebenarannya…

BERITA DUNIA12 August 2021

PEREMPUAN DAN KEBERAGAMAN

Perempuan mengambil peran besar dalam menjaga perdamaian dalam keragaman bangsa Indonesia. Kita mungkin sering sekali mendengar bahwa…

BERITA DUNIA08 July 2021