GEN Z, GENERASI YANG AKAN MENGUBAH INDONESIA, SIAPA TOKOH PEREMPUANNYA?

Oleh Adya Kananga

BERITA DUNIA03 November 2021

Foto Artikel Gen Z, Generasi yang akan Mengubah Indonesia, Siapa Tokoh Perempuannya?

Source: shutterstock.com

Generasi Z adalah generasi pemuda yang memberikan semarak baru dalam pembangunan bangsa. Generasi Z dianggap memiliki kemampuan untuk menyuarakan nilai-nilai yang mereka anut. Mereka juga banyak terlibat aktif membuat perubahan yang mereka inginkan.

Generasi Z saat ini berumur 22 hingga 9 pada tahun 2021. Angkatan tertua mereka sudah mulai masuk dunia kerja aktif, sekitar 20% dari jumlah total pekerja saat ini. Sebagai generasi muda, para generasi Z sudah mulai berpartisipasi aktif dalam memperbaiki dunia.

Berikut ini adalah beberapa tokoh penting Generasi Z yang sudah menunjukkan prestasinya dalam usia yang relatif muda.

 

Apriyani Rahayu

Apriyani Rahayu atau yang akrab dipanggil Apri adalah atlet bulutangkis kebanggaan Indonesia yang kini berusia 23 tahun. Tahun ini, ia berhasil membawa piala emas bersama Greysia Polii dalam cabang ganda putri di Olimpiade Tokyo 2020. Sebelumnya, di bawah bimbingan pelatih Eng Hian, Apri dan Greysia telah berhasil memberikan prestasi terbaiknya hingga menjadi juara di Daihatsu Indonesia Masters 2020, mendapat medali perunggu di Kejuaraan dunia BWF tahun 2018 dan 2019,  serta berbagai kejuaraan lainnya.

Apri yang lahir di Desa Lawulo, Sulawesi Tenggara mulai berlatih bulutangkis sejak dini. Di usia muda, Apri dibimbing langsung oleh kedua orangtuanya. Apri mulai aktif mengikuti berbagai pertandingan saat usia 9 tahun. Hingga akhirnya ia masuk ke dalam tim bulutangkis Jakarta untuk bertanding dalam level nasional dan internasional pada tahun 2011, pada saat ia berumur 13 tahun.

Pada tahun 2017, Apri mulai dipasangkan dengan Greysia. Mulai saat itulah pasangan ganda putri Indonesia ini melesat berprestasi dalam berbagai kejuaraan. Apri sangat menghormati dan menghargai bimbingan pelatih Eng Hian serta rekan satu timnya, Greysia. Apri adalah pribadi yang ramah, pekerja keras, dan pembelajar yang gigih. Untuk generasi muda, Apri berpesan, “Teruslah berjalan menggapai mimpi kalian, karena saya pun masih ingin meraih mimpi-mimpi yang lain,” seperti yang dikutip dari indosport.com.

 

Melati dan Isabel Wijsen

Melati dan Isabel Wijsen adalah kakak beradik yang membangun gerakan Bye Bye Plastic Bags. Mereka mulai mendirikan lembaga swadaya masyarakat tersebut saat Melati masih berusia 12 tahun dan Isabel berusia 10 tahun. Bye Bye Plastic Bags mengusung satu tujuan besar yaitu agar masyarakat Bali mulai mengatakan tidak pada plastik.

Melati dan Isabel memulai gerakannya dari gerakan sederhana, membersihkan pantai. Dari gerakan tersebut, kini Bye Bye Plastic Bags semakin berkembang. Saat ini, Bye Bye Plastic Bags telah memiliki lebih dari 50 anggota tim yang tersebar di seluruh dunia. Program yang mereka usung bergerak di bidang edukasi, mendorong kebijakan, dan membangun bisnis berkelanjutan.

Dua bersaudara ini terinspirasi dari berbagai tokoh seperti Nelson Mandela, Lady Diana, dan Mahatma Gandhi yang mereka ketahui di pelajaran sekolah. Setelah mendengar kisah inspiratif mereka, Melati dan Isabel tergerak untuk berpartisipasi mengubah dunia. Salah satu pencapaian terbesar mereka adalah berhasil mendorong kebijakan anti kantong plastik di Bandara Ngurah Rai, Bali pada tahun 2016. Kini beberapa provinsi di Indonesia sudah mengikuti kampanye tersebut dengan melarang penggunaan kantong plastik.

 

Faye Simanjuntak

Faye Simanjuntak adalah aktivis yang telah memulai perjuangannya sejak masih remaja. Ia berjuang dengan tujuan besar untuk membebaskan anak-anak Indonesia dari perdagangan, penyalahgunaan, dan eksploitasi. Untuk mewujudkan mimpi tersebut, Faye membangun sebuah LSM bernama Rumah Faye. Rumah Faye bergerak melalui kegiatan-kegiatan penyadartahuan, penyelamatan anak-anak, dan juga menyediakan rumah aman bagi korban.

Dilansir dari parapuan.co, Faye bercerita ia mulai mempelajari tentang isu perdagangan anak sejak di sekolah dasar. “Saya belajar tentang perdagangan anak di kelas V. Ketika itu, sekolah membahas tentang keadilan sosial, dan ada bahasan perdagangan manusia. Saya pulang ke rumah, dan pengin tahu tentang itu.

Saya bilang ke ibu saya, terus saya cari informasi tentang perdagangan manusia, ditemani ibu saya,” ujar Faye dalam Youtube TEDx Talks berjudul Popping Your Child Trafficking Bubbles. Belakangan ini, ia juga menulis artikel penting yang menceritakan perjuangannya mendukung pemberhentian syarat tes keperawanan di Tentara Republik Indonesia. Saat ini, Faye sedang melanjutkan pendidikan di Georgetown University tepatnya di School of Foreign Service.

 

***

 

Generasi Z adalah generasi yang sangat penting bagi pembangunan bangsa. Mereka lah yang akan memimpin bangsa saat Indonesia akan berulang tahun yang ke 100 tahun. Mereka juga yang bisa memanfaatkan teknologi dengan sangat baik. Mereka juga bisa mengemas nilai-nilai penting bangsa menjadi sesuatu yang menarik.

Salah satu tokoh perempuan Indonesia yang sudah malang-melintang dalam membangun bangsa Indonesia, Puan Maharani, menyoroti pentingnya generasi Z. Dikutip dari suarapemerintah.id, “Generasi Z ini adalah generasi yang akan mengubah Indonesia. Dalam alfabet, huruf Z dianggap huruf yang terakhir. Tetapi, saya justru melihat generasi Z sebagai titik awal perjalanan baru bangsa Indonesia,” ujar Puan.

Menurut Puan, generasi muda harus tetap membawa nilai-nilai dan cita-cita bangsa. “Kami ingin saat bonus demografi terjadi, angkatan kerja Indonesia didominasi pemuda yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing. Tugas kalian, tanggung jawab kalian mewarisi semangat nilai perjuangan, nilai pengabdian dari tokoh founding father kita yaitu Bung Karno," ujar Puan dalam keterangannya yang dikutip dari sindonews.com.

Tiga tokoh di atas hanyalah segelintir dari banyak tokoh-tokoh muda yang inspiratif di Indonesia. Dari ketiga orang tersebut, kita bisa belajar bahwa sebuah cita-cita dan konsistensi dalam memperjuangkan cita-cita tersebut akan membawa kita ke kondisi yang lebih baik. Hal tersebut sangat penting bagi pembangunan bangsa Indonesia.

Bagikan artikel ini:

Lihat artikel lainnya

PEREMPUAN MEWUJUDKAN KESETARAAN GENDER

Kemajuan sebuah peradaban dalam masyarakat sangat tergantung pada peran perempuan. Perempuan mengambil peran dalam berbagai bidang.…

BERITA DUNIA14 September 2021

5 KENDALA YANG DITEMUI PEREMPUAN KALA MENJADI PEMIMPIN

Saat ini, posisi pemimpin tak lagi dimonopoli oleh kaum pria. Perempuan pun banyak yang menduduki posisi pemimpin di berbagai aspek…

BERITA DUNIA09 July 2021

PEREMPUAN DAN KEBERAGAMAN

Perempuan mengambil peran besar dalam menjaga perdamaian dalam keragaman bangsa Indonesia. Kita mungkin sering sekali mendengar bahwa…

BERITA DUNIA08 July 2021