CARA BEKERJA SAMA DENGAN GENERASI Z

Oleh Adya Kananga

BERITA DUNIA22 October 2021

Cara Bekerja Sama dengan Generasi Z

Source: shutterstock.com

Bicara tentang generasi produktif, saat ini generasi milenial bukan lagi generasi yang sering dibicarakan. Kini banyak orang sudah mulai membicarakan Generasi Z. Generasi Z sebagai penerus Millennial, lahir pada pertengahan tahun 1990an dan dibesarkan pada tahun 2000an. Generasi Z yang tertua sudah berumur sekitar 25 tahun. Artinya, sudah banyak generasi Z yang masuk ke dalam dunia kerja.

Generasi Z atau disingkat sebagai Gen Z setidaknya mencapai 20% proporsi pekerja dewasa pada tahun 2020. Mereka sudah masuk ke dalam dunia kerja sebagai angkatan termuda. Melihat kenyataan tersebut, saat ini terdapat empat generasi berbeda yang bekerja sama satu sama lain. Generasi produktif saat ini adalah boomers, Generasi X, millennial, dan generasi Z.

Berbeda dengan generasi sebelumnya, Generasi Z memiliki karakter khas yang terkait dengan perkembangan zaman yang sangat melek teknologi. Generasi sebelumnya yang kini berada pada peran pemimpin dalam dunia kerja, perlu mempelajari cara bekerja sama dengan generasi Z.

Menurut Elizabeth Segran dalam bukunya yang berjudul The Rocket Years: How Your 20s Launch the Rest of Your Life dan dikutip dari forbes.com, bekerja dengan Generasi Z perlu menggunakan strategi. Para pemimpin perlu memotivasi dan memberikan ruang agar para Generasi Z bisa mengerjakan pekerjaan-pekerjaan terbaik mereka.

Apa saja hal-hal yang bisa diperhatikan untuk bekerja sama dengan Gen Z? Simak artikel ini:

1. Pemimpin perlu mengerti bahwa Gen Z memiliki ekspektasi tinggi

Para Gen Z umumnya diasuh untuk mengikuti kata hati dan kegemaran mereka. Gen Z sangat menjunjung tinggi nilai-nilai yang mereka anut. Mereka akan sangat tidak nyaman bila melihat kenyataan bahwa tempat bekerja mereka tidak konsisten dalam menerapkan suatu nilai.

Oleh karena itu, para pemimpin di dunia kerja perlu mengerti harapan Gen Z yang tinggi tersebut. Pemimpin juga perlu konsisten antara apa yang mereka katakan dan apa yang mereka perbuat. Buat ruang diskusi yang aman dan nyaman untuk bertukar pikiran. Ruang diskusi yang aman akan memperkuat koneksi antara para pekerja

 

2. Cari cara agar Gen Z dapat berdaya

Generasi Z terbiasa melihat dan memiliki banyak kebebasaan. Para pemimpin dapat memberikan ruang agar Gen Z bisa mendapatkan rasa kepemilikan atas apa yang mereka kerjakan. Mereka juga perlu mendapat ruang untuk mengambil keputusan sendiri tentang bagaimana cara menyelesaikan suatu pekerjaan.

Para pemimpin yang bekerja sama dengan Gen Z perlu memberikan ruang agar mereka dapat berekspresi. Para pemimpin juga bisa memberikan tantangan kepada mereka untuk bisa berperan dalam menyelesaikan suatu masalah global. Apabila Gen Z merasa memiliki ambil bagian dalam suatu masalah besar, mereka akan bisa bekerja dengan lebih passionate

 

3. Demonstrasikan nilai yang kamu anut dan jadi autentik

Gen Z tidak mudah terpukau dengan gelar atau nama jabatan. Mereka tidak langsung memberikan respek hanya dari hirarki pekerjaan. Oleh karena itu, mereka mengharapkan manager mereka memiliki nilai dan memang layak dihormati.

Sebagai manager, kamu perlu berperan sebagai mentor dan pandai melihat hal apa saja yang bisa memotivasi setiap individu. Selanjutnya, hubungkan motivasi tersebut dengan nilai-nilai yang manager dan tempat bekerja anut. Para Gen Z biasanya akan bekerja lebih kreatif dan produktif bila mereka merasa terinspirasi. Mereka juga lebih menghargai pemimpin yang jujur dengan nilai yang mereka anut.

 

Di Indonesia sendiri, jumlah generasi Z sudah mencapai lebih dari 74 juta penduduk. Meskipun belum semua Gen Z masuk ke dunia kerja, mereka akan segera masuk ke dalam usia produktif.

Puan Maharani, selaku Ketua DPR RI, melihat hal ini dengan optimis. Puan sadar penuh bahwa Gen Z adalah generasi yang akan mengambil peran besar dan membuat perubahan di Indonesia. Dalam pidato nya dalam acara kegiatan Parlemen Remaja tahun lalu yang dilansir dari liputan6.com, Puan menuturkan pesannya kepada generasi muda. Ia berharap, generasi muda ini berperan aktif menjaga identitas kita sebagai bangsa Indonesia.

Ketika Indonesia berumur 100 tahun di tahun 2045, para Generasi Z lah yang akan memimpin bangsa. Dalam hal ini, Puan Maharani juga menyampaikan pesannya untuk para pemuda. Ia Dikutip dari pikiran-rakyat.com, Puan berkata, “Karena adik-adik ini adalah generasi yang penting bagi masa depan Indonesia, saya ingin menyampaikan harapan supaya semua berperan aktif menjaga identitas kita sebagai bangsa Indonesia.”

Bagikan artikel ini:

Lihat artikel lainnya

TIPS MENYEIMBANGKAN KARIER DAN KELUARGA BAGI PEREMPUAN

  Saat ini, perempuan bekerja bukanlah sesuatu yang asing lagi. Bahkan, banyak temuan yang menyebut bahwa perempuan lebih mudah…

BERITA DUNIA23 July 2021

PUAN MAHARANI PERNAH ME-LOCK-DOWN MEGAWATI

Hubungan seorang ibu dan anak perempuan sangatlah penting. Dari ibu lah kecerdasan seorang anak akan menurun. Ibulah yang mengajarkan…

BERITA DUNIA01 November 2021

5 KENDALA YANG DITEMUI PEREMPUAN KALA MENJADI PEMIMPIN

Saat ini, posisi pemimpin tak lagi dimonopoli oleh kaum pria. Perempuan pun banyak yang menduduki posisi pemimpin di berbagai aspek…

BERITA DUNIA09 July 2021