7 TANTANGAN UMUM PEMIMPIN PEREMPUAN

Oleh Adya Kananga

BERITA DUNIA25 August 2021

7 Tantangan Umum Pemimpin Perempuan

Gambar hanya ilustrasi.

Dunia profesional saat ini menjadi salah satu medan perjuangan bagi perempuan. Dalam perjuangannya, perempuan acap kali mengalami berbagai tantangan kesetaraan. Walaupun demikian, para perempuan mampu berprestasi menjadi pemimpin di berbagai bidang.

 

Salah satu pemimpin perempuan yang berprestasi di bidang politik adalah Puan Maharani. Puan merupakan cucu dari Bapak Proklamator Indonesia, Ir. Soekarno, dan anak dari Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri. Puan sudah memulai karirnya di dunia politik sejak belasan tahun lalu. Puan berhasil menghadapi tantangan-tantangan sebagai pemimpin perempuan, hingga ia saat ini diberi mandat sebagai Ketua DPR RI.

 

Dalam perjuangannya di dunia profesional, perempuan sering mengalami berbagai tantangan. Berikut ini adalah tujuh tantangan umum pemimpin perempuan:

1.   Dihargai dengan setara

Banyak permasalahan perempuan berakar dari kurangnya penghargaan yang setara atas perempuan. Perempuan sering kali dituntut untuk berprestasi lebih banyak dan bekerja lebih produktif, agar dapat menyamai penghargaan untuk laki-laki. Namun, perempuan bisa berjuang untuk mendapatkan mimpi yang mereka miliki dan tetap tekun menjalankannya. Perempuan dapat mempertajam kemampuannya di bidang yang digeluti, mengelola mentalnya dengan baik, dan meningkatkan kapasitas kepemimpinannya.

 

2.   Memperjuangkan suaranya sendiri

Berada di dalam sebuah dunia profesional saja tidak cukup, perempuan perlu membuat suaranya didengar oleh orang di sekelilingnya. Perempuan perlu meningkatkan kemampuan berkomunikasi agar dapat mengartikulasikan pendapat dan pemikirannya. Selain itu, perempuan harus lebih percaya diri dengan suaranya tersebut. Perempuan yang menyuarakan pendapat dan perspektifnya akan mempengaruhi kebijakan dan lingkungan kerja.

 

3.   Imposter syndrome

Perempuan kerap memiliki tantangan saat memahami besarnya pencapaian mereka. Banyak juga perempuan yang berupaya mengecilkan atau tidak menonjolkan pencapaiannya agar tidak mengintimidasi rekan kerja atau laki-laki di sekitarnya. Hal tersebut bisa disebut sebagai imposter syndrome atau meragukan kemampuan sendiri dan merasa seperti tidak berprestasi. Padahal, perempuan berhak merayakan pencapaian dirinya. Dengan mengatasi imposter syndrome, perempuan dapat mengembangkan kemampuan kepemimpinan-nya dengan lebih efektif.

 

4.   Dukungan dari sesama perempuan

Dukungan antar sesama perempuan akan sangat membantu para perempuan mengatasi permasalahan dalam kepemimpinan. Para perempuan bisa saling mendukung dan mendorong satu sama lain. Perempuan juga bisa saling berbagi tentang nilai dan integritas yang mereka anut. Selain itu, saling rendah hati, mengutamakan kebersamaan, saling antusias, dan mendukung semangat perempuan satu sama lain akan menjadi pondasi yang kokoh.

 

5.   Keterwakilan perempuan

Penelitian di sebuah universitas di Swiss menunjukkan keterwakilan perempuan dalam kepemimpinan sangat mempengaruhi para perempuan di sekelilingnya. Para perempuan umumnya hanya dapat mencontoh gaya kepemimpinan non-verbal (biomimicry) dari pemimpin perempuan. Oleh karena itu, keterwakilan perempuan sebagai pemimpin akan mendorong kapasitas perempuan di sekelilingnya untuk dapat berprestasi. Keterwakilan akan memperlihatkan bahwa perempuan mampu dan bisa menjadi pemimpin. Selain itu, perempuan yang berinteraksi dengan pemimpin perempuan, umumnya memiliki ambisi yang lebih kuat untuk berprestasi dalam karirnya.

 

Hal senada juga diperjuangkan oleh Puan Maharani dalam perannya sebagai Ketua DPR RI. Puan mendorong keterwakilan perempuan di dunia pemerintahan. Ia juga menyatakan perempuan saat ini sudah banyak mengambil peran strategis. "Di bidang politik, sudah banyak yang dicapai oleh perempuan Indonesia. Di DPR RI  ada peningkatan jumlah perempuan yang terpilih menjadi anggota (dewan)," kata Puan dalam acara Webinar Peluang Perempuan dalam Pilkada Serentak pada 2020 seperti yang dilansir dari kompasiana.com.

 

6.   Motivasi dan tujuan karir

Banyak perempuan yang sangat handal dalam kemampuan teknis, namun belum mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan dan manajerial. Hal ini sebenarnya kontradiksi dengan kemampuan perempuan di lingkungan keluarga. Di lingkungan keluarga, perempuan umumnya mampu mengelola berbagai hal yang rumit. Artinya, perempuan sebenarnya telah terbiasa dengan manajerial dan kepemimpinan. Namun, dalam lingkup profesional kerja, banyak perempuan yang tidak berani muncul sebagai pemimpin.

 

Perempuan yang memiliki motivasi tinggi dan mau mengejar tujuan karir yang lebih tinggi biasanya mampu mengembangkan dirinya dalam posisi pemimpin. Lingkungan yang mendukung perempuan juga sangat penting. Lingkungan kerja yang dapat memberikan keamanan dan memenuhi kebutuhan perempuan. Misalnya seperti memiliki insentif yang kompetitif, jam kerja yang fleksibel, tidak ada pelecehan seksual, dan lingkungan yang ramah terhadap perempuan. Hal tersebut akan sangat mendukung perempuan dalam tujuan karir yang lebih tinggi.

 

7.   Keseimbangan pekerjaan dan kehidupan

Mendapatkan keseimbangan antara pekerjaan dan lini kehidupan lainnya sering menjadi tantangan bagi perempuan. Banyak organisasi atau lingkungan pekerjaan yang kurang memiliki kebijakan yang mendukung perempuan. Misalnya, pilihan jadwal kerja yang lebih fleksibel untuk mengakomodasi kebutuhan keluarga. Oleh karena itu, pemimpin perempuan di dunia professional sangat penting. Perempuan yang menjadi pemimpin bisa menjadi role model serta dapat memastikan kebijakan lingkungan kerja bisa mengakomodasi kebutuhan-kebutuhan perempuan.

 

Demikian beberapa tantangan yang biasa dihadapi para pemimpin perempuan. Apakah kamu juga merasakannya?

Bagikan artikel ini:

Lihat artikel lainnya

3 WANITA HEBAT DAN BERPENGARUH DI INDONESIA

Menjadi seorang wanita hebat Indonesia yang menduduki peran penting dalam sebuah negara bukanlah sesuatu yang mudah. Anda harus memiliki…

BERITA DUNIA02 July 2021

PENTINGNYA PERENCANAAN KEUANGAN UNTUK PEREMPUAN

Pengetahuan seputar perencanaan keuangan sebaiknya dimiliki oleh perempuan yang pada umumnya bertindak sebagai manajer keuangan dalam…

BERITA DUNIA21 September 2021

PEREMPUAN DAN ANCAMAN HOAX

  Di masa lalu, penyebaran berita terjadi melalui media dan kabar dari mulut ke mulut. Jika sebuah kabar yang tak diketahui kebenarannya…

BERITA DUNIA12 August 2021